Sugeng Rawuh...

Minggu, 16 September 2012

ONTOLOGI


1.      Ontologi Sain.
Cara kerja dalam memperoleh teori adalah cara kerja metode ilmiah. Rumus baku metode ilmiah adalah logico-hypothetico-verificatif (buktikan bahwa itu logis, tarik hipotesis, ajukan bukti empiris). Cara kerja sain adalah kerja mencari hubungan sebab-akibat / mencari pengaruh sesuatu terhadap yang lain. Secara garis besarnya sain dibagi menjadi 2 yaitu sain kealaman dan sain sosial. Lalu ditambah humaniora untuk melengkapi.
2.      Ontologi Filsafat.
Definisi Poedjawijatna dan Hasbullah Bakry menjelaskan satu hal yang penting yaitu bahwa filsafat itu pengetahuan yang diperoleh dari berpikir. Kita tidak cukup hanya dengan mengatakan filsafat ialah hasil pemikiran yang tidak empiris karena pernyataan itu memang belum lengkap. Ontologi mencakup banyak filsafat, mungkin semua filsafat masuk disini, misalnya Logika, Metafisika, Kosmologi, Teologi, Antropologi, Etika, Estetika, Filsafat pendidikan, Filsafat Hukum dan lain-lain.
3.      Ontologi Mistik.
Pengertian secara umum mistik adalah pengetahuan yang tidak rasional. Pengetahuan mistik ( sebenarnya pengetahuan yang bersifat mistik ) ialah pengetahuan yang supra-rasional tetapi kadang-kadang memiliki bukti empiris. Dilihat dari segi sifatnya kita membagi mistik menjadi dua, yaitu : Mistik biasa adalah mistik berupa kekuatan tertentu, Mistik magis adalah mistik yang mengandung kekuatan tertentu dan biasanya untuk mencapai tujuan tertentu. Mistik magis dibagi menjadi dua, yaitu : Mistik magis putih dan Mistik magis hitam.
                                                                                                      Kelompok 7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar